Sementara itu, Gubernur Ansar mengatakan atas nama Pemerintah Provinsi Kepri dan Masyarakat, mengucapkan Terima Kasihnya kepada Jajaran TNI, terkhusus kepada bapak Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang telah memberikan perhatiannya kepada pada masyarakat Kepri melalui 1.500 Paket Sembako yang telah diserahkan.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Panglima TNI dan jajaran TNI. Bantuan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan solidaritas yang kuat antara TNI dan masyarakat Kepulauan Riau,” ujar Gubernur Ansar.

Dihadapan Panglima TNI, Gubernur Ansar juga menjelaskan InsyaAllah di Pulau Penyengat ini juga akan dibangun Monumen Tugu Bahasa Indonesia. Monumen ini akan dibangun sebagai salah satu bentuk menyuarakan sejarah Bahasa Indonesia.

Gubernur Ansar juga berharap Monumen Tugu Bahasa Indonesia ini dapat menjadi pusat pembelajaran dan apresiasi terhadap sejarah serta perkembangan Bahasa Indonesia dan Melayu, sekaligus menjadi daya tarik wisata edukatif di Pulau Penyengat.

“Semoga langkah ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan generasi mendatang dalam memahami dan menghargai kekayaan budaya kita,” harapnya.

Sementara itu, Lurah Pulau Penyengat Candra Agung Lukita, mewakili masyarakat menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan bantuan sosial yang diberikan oleh TNI.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Panglima ke Pulau Penyengat dan bantuan sosial yang telah diberikan kepada masyarakat. Semoga TNI selalu jaya,” ungkapnya.

Sebelum menyerahkan bantuan, Panglima TNI Agus Subiyanto beserta rombongan juga mengunjungi beberapa situs bersejarah di Pulau Penyengat, seperti Makam Raja Ali Haji, Raja Hamidah (Engku Putri), Raja Haji Fisabilillah, serta mengunjungi Balai Adat.

Gubernur Ansar juga mengajak Panglima TNI untuk masuk ke dalam Rumah Sotoh di pelataran Masjid Sultan Riau untuk melihat beragam koleksi kutubkhanah Mahrum Ahmadi yang dipamerkan dalam Pameran Kitab dan Mushaf Al-Qur’an./Red.