“Amanah ini berat, tapi saya yakin dengan kekompakan keluarga besar Pulau Midai di Batam, kita bisa membuat PKPM menjadi wadah yang solid untuk silaturahmi, saling membantu di perantauan,” ujarnya.

Ia menambahkan, program prioritas ke depan akan fokus pada pendataan warga Midai di Batam, serta kegiatan sosial dan keagamaan yang rutin. Distrawandi juga mengajak semua pihak yang sempat berbeda pilihan dalam musyawarah untuk kembali bersatu demi kemajuan organisasi.

Acara ini turut dihadiri tokoh inisiator pembentukan PKPM-Batam, H. Dr. Zulhendri, M.Si., Candra Ibrahim, Rida Siswandi, S.E., Agusti, Alimuddin Hasym, Hj. Nurhayati, Lidya Majid, M Burhan, dan Anggota Muda-Mudi Midai@Batam.

Musyawarah berjalan lancar dan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta./Red.