DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Kepulauan Riau secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV yang digelar dengan khidmat di Ballroom Kings Hotel, Batam, pada Minggu (13/07).
Mengusung tema besar “Sinergitas dan Soliditas Pemuda Kepri Menyongsong Indonesia Emas 2045”, forum ini menjadi momentum penting bagi para pemuda Kepri untuk menyatukan visi dalam menggapai masa depan bangsa yang gemilang.
Dewi Socowati: Regenerasi Adalah Komitmen
Ketua DPD KNPI Kepri, Dewi Socowati, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musda kali ini bukan hanya tentang pergantian kepengurusan, namun lebih dari itu adalah tonggak regenerasi yang telah ia janjikan sejak awal menjabat.
“Sejak awal memimpin, saya tegaskan bahwa proses kaderisasi dan regenerasi adalah komitmen saya yang utama. Saya ingin meninggalkan warisan organisasi yang sehat, terbuka, dan progresif—bukan sekadar menunggu waktu. Kepemimpinan itu bukan diwariskan, tapi dipersiapkan,” ujar Dewi penuh keyakinan.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membersamai kepengurusannya selama ini, sekaligus mengajak seluruh peserta Musda untuk menjaga semangat musyawarah dan semangat persatuan.
Haris Pertama: KNPI Kepri Tangguh dalam Dinamika
Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, mengulas kembali dinamika Musda III KNPI Kepri yang berlangsung pada 2020 lalu. Ia menyoroti bagaimana Dewi Socowati terpilih dalam suasana yang penuh tantangan.
“Musda sebelumnya bukan tanpa gejolak. Bahkan kala itu, prosesnya sempat diwarnai tindakan intimidatif dari oknum luar. Tapi dari dinamika itulah justru lahir sosok pemimpin tangguh seperti Dewi Socowati. Pemuda Kepri membuktikan bahwa mereka tidak bisa dibungkam dan punya daya tahan terhadap tekanan,” ungkap Haris, yang disambut tepuk tangan para peserta.
Ia mengingatkan bahwa pemuda adalah pelaku sejarah, bukan hanya pelengkap. Karena itu, pemuda harus terus bersatu, progresif, dan siap menghadapi tantangan zaman.

