Beredar kabar bahwa beberapa tempat Timezone atau Gelanggang Permainan (Gelper) yang ada di Kota Batam terindikasi dugaan prakatik perjudian. Pasalnya, maraknya perjudian, kini sudah tidak asing lagi terdengar di telinga masyarakat pada umumnya.

Dalam penelusuran media ini pada hari Selasa (19/08). Kuat dugaan bahwa beberapa Gelper seperti di Lucky City Game Zone Nagoya Batam, tercium aroma perjudian.

Hebatnya, Lucky City Game Zone Nagoya Batam diduga tidak memberikan perlindungan dan pelayanan kesehatan kepada seluruh pekerjanya, yang seharusnya pihak perusahaan yang mengelola Time Zone itu sudah sepantasnya dan seyogianya serta bertanggung jawab terhadap kesehatan karyawannya.

Mirisnya, dari hasil tim media ini kepada salah seorang narasumber mengungkapkan jika seandainya sakit, dirinya harus mengeluarkan dana pribadi untuk biaya pengobatannya.

“Kalau sakit, ditanggung sendirilah,” singkat narasumber.

Selanjutnya, dalam dugaan praktik judi gelper ini mempunyai trik tersendiri guna menghindari indikasi praktik perjudian. Prosesnya cukup mudah, pemain yang berhasil mendapatkan koin yang banyak akan ditukarkan dalam bentuk voucher.

Kemudian, pemain tersebut menukar lagi ke kasir. Pihak kasir akan memberikan hadiah kepada pemain dalam bentuk rokok atau satu unit Handphone (tergantung jumlah koin yang didapatkan).

Seterusnya, pemain itu akan keluar dari arena permainan, pergi untuk menukarkan hadiah tersebut kepada salah seorang pekerja, khusus bagian penukaran hadiah, ke dalam bentuk uang.

Dengan diturunkannya berita ini, tim media masih belum berhasil mengkonfirmasi ke pihak Pengusaha Gelper yang dituju, Pemerintah Kota Batam dan Aparat Penegak Hukum untuk dimintai keterangan lebih lanjut./Red.