Liverpool harus siap-siap kehilangan Sang Raja Mesir. Pasalnya, Mohamed Salah disebut-sebut akan meninggalkan klub tersebut. Sabtu (04/01/25).
Diketahui, pemain asal Mesir itu akan habis pada Juni 2025, namun hingga kini belum ada tanda-tanda pembaruan kontrak barunya di klub Sepak Bola Liverpool itu, kini Paris Saint-Germain (PSG) berencana memanfaatkan situasi tersebut.
Padahal, Mohamed Salah disebut-sebut pasrah dengan masa depannya yang sebenarnya sangat menginginkan gelar juara English Premier League/EPL (Liga Utama Inggris) musim ini. Ia ingin sesuatu yang spesial sebagai kado perpisahan untuk klub julukan The Reds itu.
Mo Salah pernah juara Premier League bersama Liverpool pada 2019/2020. Namun, Liverpool kala itu tidak bisa merayakannya bersama suporter karena pandemi.
“Hal pertama yang ada dalam daftar adalah menjuarai Premier League bersama Liverpool,” ujar Salah kepada Sky Sports.
“Dalam wawancara saya selama tujuh atau delapan tahun terakhir, saya selalu bilang (ingin juara) Liga Champions. Tapi ini pertama kalinya saya bilang saya pengin banget juara Premier League bersama Liverpool,” tambahnya.
Ia menyebut, mungkin karena kami tidak merayakan yang kami menangi dulu dengan cara yang kami inginkan dan juga kembali ke sini, ini tahun terakhir saya di klub jadi Anda ingin melakukan hal yang spesial untuk kota ini,” lanjutnya.
“Itulah yang ada di pikiran saya. Kami menunggu gelar juara itu selama 30 tahun. Jadi, ketika juara dan waktu itu pandemi, kami tidak benar-benar punya waktu untuk merayakannya dengan cara yang tepat. Itu tidak menyenangkan, jadi semoga kami bisa melakukannya tahun ini,” kata Mohamed Salah.
Liverpool saat ini berada di baris terdepan dalam perburuan gelar juara Premier League. Pasukan Arne Slot itu memimpin klasemen Liga Inggris dengan 45 poin dari 18 laga, unggul enam angka atas Arsenal dan masih punya satu laga tunda.
Sumber : Detiksport.com
Editor : Red

