“Misalnya jarak dari rumah ke kantor 10 km bisa saja kita pangkas jadi cuma 2 km. Bagaimana bisa? memangnya tidak ngantor? bisa, yaitu pakai angkutan umum,” ujar Jusri kepada Kompas.com, akhir pekan lalu. “Sekarang sudah ada moda alternatif, misalnya naik MRT atau kereta, jarak tempuh bisa kita perpendek. Itu moda transportasi yang lebih aman ketimbang pribadi. Memang faktor kenyamanan berkurang tapi dari sisi keamanan lebih baik,” ujar Jusri.

Dengan naik kendaraan umum semisal KRL dan TransJakarta, pengendara motor hanya memerlukan motor dari rumah ke stasiun dan sebaliknya. “Kalau naik motor tadinya 10 km sekarang cuma 2 km. Probabilitas kita jadi lebih kecil sebab kecelakaan di jalan raya itu semua berkaitan dengan probalilitas, jarak tempuh dan lama berkendara,” ujar jusri.

Selain itu menggunakan kendaraan umum juga merupakan upaya bersama menekan emisi karbon agar udara lebih bersih. Sekaligus juga membantu menekan pemakaian kendaraan pribadi yang bikin macet./Red.

Sumber: kompas.com