Chipset lebih kencang, RAM lebih besar
Selain layar, Samsung A55 juga ditenagai dengan chipset yang lebih mumpuni ketimbang Samsung A54. Galaxy A55 ditenagai dengan chipset Exynos 1480 (4 nm) yang memiliki prosesor (CPU) dengan kecepatan clock maksimal 2,75 GHz. Di sisi lain, “otak” Galaxy A54 adalah Exynos 1380 (5 nm) yang CPU-nya berkecepatan clock maksimal 2,4 GHz.
Dukungan RAM di Samsung Galaxy A55 juga lebih besar hingga 12 GB, sementara Samsung Galaxy A54 hanya mendukung RAM yang mentok di kapasitas 8 GB. Terlepas dari ini, kemampuan kedua ponsel Galaxy A-Series Samsung ini kurang lebih sama persis. Keduanya memiliki baterai dengan kapasitas 5.000 mAh, dukungan media penyimpanan (storage) hingga 256 GB, dan mendukung NFC. Kesimpulan Lantas, mana yang lebih layak beli? Galaxy A54 atau A55? Hal ini tentunya kembali ke kebutuhan pengguna.
Apabila mereka ingin ponsel dengan layar luas, chipset lebih kencang, dan RAM besar, maka mereka bisa memilih Galaxy A55. Namun apabila mereka ingin ponsel yang mirip Galaxy A55 namun memiliki keterbatasan dana, maka Galaxy A54 bisa menjadi pilihan yang tepat.
Sumber: kompas.com
(Red)

