Sahabat,
Hari ini adalah istimewa karena kita ada di hari Minggu terakhir Tahun 2024.
Dalam Mazmur 90:12 dikatakan : Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.
Berbahagialah kita bila bisa mengakhirinya dengan datang beribadah kerumah Tuhan, bersekutu, memuji dan menyembah Dia. Ibadah hari ini memiliki makna sebagaimana yang dimaksud dalam Firman Tuhan di atas yaitu tentang kalkulasi waktu kehidupan.
Tuhan mau sebelum mengakhiri Tahun 2024, kita datang ke kaki Tuhan dan berperkara dengan Dia tentang apa dan bagaimana kehidupan yang kita jalani dari sejak Januari hingga sekarang di penghujung bulan Desember.
Pengkhotbah berkata untuk segala sesuatu ada waktunya (Pengkhotbah 3:1), dan itu benar adanya, ada tanggal lahir, tanggal pernikahan, bahkan tanggal kematian dari orang yang kita kasihi/kita kenal , semua ada di situ.
Tapi tahu dan sadarkah kita bahwa Tahun 2024 ini adalah istimewa, karena dia tahun kabisat yg hanya terjadi dalam siklus waktu 4 tahun sekali.
Artinya apa? Tahun ini kemurahan Tuhan turun atas kita, dia memberi waktu lebih kepada kita untuk bisa beraktivitas dengan lebih, walau cuma 24 jam, tapi bukan kah dunia berkata time is money ?? yang menunjukkan betapa berharganya waktu.
Karena itu, kalkulasikanlah waktu kehidupanmu sepanjang Tahun 2024 ini , dan hanya kita sajalah yang dapat memberikan penilaian atas apa yang sudah kita jalani. Tapi, jangan lupa bahwa Tuhan mau dengan kita berkalkulasi penuh kerendahan hati di hadapan-Nya, Ulangan 28:13 tergenapi dalam hidup kita di Tahun 2025 yang sebentar lagi kita masuki.
Kenapa kalkulasi waktu kehidupan?
Dalam Alkitab kita bertemu dengan tiga istilah tentang waktu.
Pertama, Kronos yang artinya berbicara tentang waktu yang berurutan, misalnya hari, jam, tanggal.
Kedua, Aion, yaitu waktu yang tanpa awal dan tanpa akhir, tanpa batas, kekal sifatnya; sesuatu ada dan berakhir begitu saja.
Ketiga, Kairos, artinya waktu yang berhubungan dengan kesempatan. Waktu yang tak selalu bisa kembali, yang ada pada hari-hari yang kita jalani.
Sebenarnya, ketiga istilah waktu itu menghadirkan satu benang merah yaitu apabila kita tidak cermat menggunakan waktu tersebut, kita akan kehilangan kesempatan.
Dalam Alkitab ada banyak perumpamaan tentang waktu dan kesempatan diantaranya perumpamaan tentang talenta dan orang kaya yang bodoh dengan maksud kita dapat berkaca daripadanya dalam menjalani hidup ini
Marilah kita menjadi orang yang bijaksana. Jadilah orang yang peka dan berani mengambil keputusan dalam hidup ini, menikmati dan menggunakan waktu yang kita miliki untuk melakukan kehendak-Nya. Jangan biarkan waktu yang kita jalani hilang begitu saja.
SOLI DEO GLORIA!
Sumber : Pdt. Iskandar Dachi
Editor : Red

