“Sebagai insan pers kita marilah bergandengan tangan memberantas hoax dan berani menegakkan kebenaran serta yang terutama patuhi kode etik jurnalistik yang mengedepankan azas keberimbangan, tidak menghakimi dan mesti ada konfirmasi terhadap sebuah informasi,” sambungnya.

Sebelumnya, IMO Indonesia rencana meluncurkan sebuah aplikasi yang dedikasikan untuk Ibu Pertiwi secara independen.

“Aplikasi Indonesia Memilih adalah platform pemberitaan dari media online secara nasional yang akan memberikan kesempatan pemberitaan terhadap para calon presiden dan wakil presiden Republik Indonesia pada pemilu 2024,” ujar Yakub di Jakarta, Selasa (21/2).

Adapun, Aplikasi Indonesia Memilih diharapkan dapat menjadi sebuah transformasi informasi di tahun politik untuk dapat mengedukasi masyarakat secara luas.

Aplikasi Indonesia Memilih juga diharapkan dapat memberikan ruang dan porsi yang sama serta berimbang terhadap seluruh pasangan untuk dapat menyampaikan informasi melalui pemberitaan dengan tetap memperhatikan aturan dan batasan-batasan yang telah ditentukan oleh UU 40 Tahun 1999 / Dewan Pers serta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia.

(Tim/Red)