Sahabat, hidup kekristenan itu adalah hidup yang harus menjadi garam dam terang.
Artinya, menjadi berkat bagi banyak orang dan menjadi orang yang senantiasa berbagi kasih dan suka memberitakan kabar baik, dimana pun dia berada dan kemana pun dia pergi.
Nah, apalagi tahun 2025 digadang-gadang sebagai tahun penuaian. Sudahkah kita siap? Jawabannya tentu: Harus.
Jadi kita tidak bisa lagi bermain-main dengan gaya dan pola hidup kita, harus ya sekali lagi harus berpadanan dengan surga, kenapa? agar dunia boleh melihat Kristus ada dalam diri kita.
Sebuah catatan penting adalah dimana pun kita, berada kemana pun kita pergi harus menjadi pemberita kabar baik dengan segala konsekuensinya.
Semua itu disimpulkan menjadi satu, yaitu kita harus hidup benar, walaupun ada konsekuensi yang harus kita tanggung. Untuk itu, kita akan dibenci dan dimusuhi oleh dunia.
Dalam 1 petrus 4:14 dikatakan ‘Bberbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama kristus, sebab roh kemuliaan, yaitu roh allah ada padamu’.
Sumber : Pdt. Iskandar Dachi
Editor : Red

