Amsakar menekankan bahwa peringatan hari lahir organisasi bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk merefleksikan perjalanan masa lalu dan capaian saat ini, guna menetapkan langkah yang lebih baik di masa depan.

“Substansi ulang tahun bukan hura-hura. Ulang tahun adalah refleksi terhadap tiga dimensi waktu: masa lalu, masa kini, dan masa depan. Saya berharap perjalanan Forkom se-Jatim terus tumbuh dan berkembang dari waktu ke waktu,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Amsakar juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Batam saat ini tengah fokus menyelesaikan persoalan sampah dan air bersih. Ia mengajak seluruh tokoh Forkom se-Jatim berperan aktif mendukung upaya tersebut melalui aksi nyata di lingkungan masing-masing.

“Mudah-mudahan Forkom se-Jatim dapat mengambil bagian dalam upaya bersama meminimalkan persoalan sampah di Kota Batam yang kita cintai ini,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Forkom se-Jatim, Imam Thohari, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung kebijakan serta program kerja Pemerintah Kota dan BP Batam.

“Forkom se-Jatim siap mendukung penuh program Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar–Li Claudia,” katanya./Red.