Gubernur Ansar juga menyerahkan aset Pemprov yang baru dibangun yaitu pelabuhan binjai dengan anggaran Rp2,5 miliar, agar binjai menjadi satu kawasan penghubung antara Ranai dan Sedanau. Aset tersebut diserahkan agar dikelola oleh Pemkab Natuna.
“Selesainya rehabilitasi pelabuhan dan sarana prasarana Pelabuhan Penagi dipersembahkan bagi masyarakat Natuna untuk menjamin kelancaran aksesibilitas orang dan barang,” kata Gubernur Ansar.
Gubernur Ansar juga menekankan pentingnya pengelolaan pelabuhan yang efektif dan efisien. Ia mengatakan bahwa saat ini Unit Pelaksana Tugas (UPT) yang mengelola pelabuhan Natuna masih bergabung dengan Anambas. Ke depan akan dibentuk UPT sendiri.
“Jadi tidak hanya mengejar kontribusi kembali kepada pemerintah, tapi juga ada fungsi sosial yang besar maka pelayanan yang jadi tujuan utama kita,” tuturnya.
Turut hadir dalam acara ini Bupati Natuna Wan Siswandi, Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, Ketua DPRD Kabupaten Natuna Daeng Amhar, Danlanud Ranai Kol. Pnb. Dedi Iskandar, Para Kepala OPD Pemprov Kepri dan Kabupaten Natuna, dan masyarakat setempat.
(Red)

