Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (GARPU) Batam berkolaborasi dengan Yayasan Anak Istimewa dan Sosial (YAIS) Batam bersama dengan 4Life Internacional menggelar pelatihan dan seminar kesehatan kepada keluarga anak – anak disabilitas.

Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Singgah Ar Rahman Rusli dan Firza Paloh di Kota Batam, pada Kamis (14/08), dengan tajuk ‘Pelatihan Manfaat, Tujuan, dan Prosedur Pemberian Suplemen Imun Tubuh untuk Anak Berkebutuhan Khusus’.

Turut hadir Wakil Ketua II DPRD Kepri, Tengku dr. Afrizal Dahlan, Ketua GARPU Kota Batam Bona Tua Hutagalung dan Narasumber dari 4Life Internacional Bidan Linda Hutagalung.

GARPU, YAIS Batam dan DPRD Bersinergi dengan Anak Penyandang Disabilitas
Narasumber dari 4Life Internacional Bidan Linda Hutagalung memaparkan produk unggulan 4Life di hadapan anak anak istimewa di Rumah Singgah Ar Rahman Rusli dan Firza Paloh di Kota Batam, pada Kamis (14/08).

Ketua DPD GARPU Batam, Bonatua Hutagalung, tampil di hadapan peserta dengan senyum lebar. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi kesehatan, tetapi juga gerakan pemberdayaan.

“Saya senang sekali berada di tengah-tengah bapak dan ibu hari ini. Acara ini, kami rancang bukan hanya untuk memastikan anak-anak istimewa kita sehat, tapi juga agar para ibu dan orang tua bisa punya penghasilan tambahan. Kesehatan adalah pondasi, tapi ekonomi adalah sayap yang membuat keluarga bisa terbang lebih tinggi,” ujarnya dengan nada optimis.

Bonatua Hutagalung menambahkan, GARPU akan terus berupaya menjadi jembatan antara pelaku UMKM dan peluang pasar, termasuk memanfaatkan momentum seperti ini untuk membangun jejaring yang kuat.

Dalam sambutannya, dr. Afrizal Dahlan menyampaikan komitmennya terhadap perlindungan dan pemenuhan hak – hak penyandang disabilitas yang telah diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Kepri lewat Peraturan Daerah (Perda).

“Kami akan terus berkomitmen untuk mendorong dan meningkatkan perlindungan dan pemberdayaan penyandang disabilitas dengan harapan dapat saling meningkatkan kualitas penanganan masalah sosial,” tuturnya.

Ditambahkannya, Pemerintah Provinsi Kepri juga telah bekerja sama dengan CSR perusahaan swasta dalam berbagai kegiatan terkait disabilitas, seperti pemberian bantuan usaha ekonomi produktif (UEP), dan penyelenggaraan hari disabilitas.Kepulauan Riau cultural tours

“Dengan adanya berbagai program ini, kami berharap penyandang disabilitas di Kepri bisa lebih mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.

Bidan Linda Hutagalung memaparkan tentang produk unggulan yang ada di perusahaan yang cukup terkenal di dunia kesehatan ini. Ia menyebut bahwa mempunyai Produk 4Life Transfer Factor yang dapat membantu sistem daya tahan tubuh (imun) dalam mengenali dan merespon hal-hal buruk yang mungkin terjadi.

Transfer factor membantu sel sistem Imun dengan cepat mengidentifikasi potensi ancaman kesehatan, mempercepat respons sistem Imun, dan membantu sistem Imun mengingat susunan ancaman tertentu untuk menanganinya dengan lebih cepat di masa mendatang,” ungkap Linda.

Selain itu, Linda Hutagalung juga menyampaikan jika produk yang ada di 4Life Internacional tidak hanya untuk dibeli untuk dikonsumsi tapi bisa menjadi sebagai usaha.

“Saya mengajak bapak/ibu, keluarga khususnya penyandang disabilatas untuk bisa menghasilkan dari penjualan produk Produk 4Life dengan menjadi member afiliasi,” ucapnya

Sementara itu, Pembina YAIS Batam, Pietra Machreza Paloh dalam keterangannya mengapresiasi kegiatan yang digelar hari ini. Menurutnya, kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa perubahan sosial tak selalu butuh panggung besar.

“Semoga dengan adanya seminar seperi ini, saya berharap kegiatan ini dapat memberikan semangat kepada orang tua dan anak-anak menyandang disabilitas. Bagiku, mereka adalah anak – anak istimewa yang diciptakan Allah SWT di dunia,” tutupnya./Red.