TERBAIKNEWS.com | Rumah Milenial Indonesia (RMI) Kepri mendorong pihak Kepolisian untuk tindak tegas aksi dugaan penyelewengan BBM Solar Bersubsidi di sejumlah SPBU di Kota Tanjungpinang yang kembali marak.

Seperti informasi yang didapatkan tim media ini pada Jum’at (5/4), tampak antrian mobil di salah satu SPBU mengular panjang hingga mengakibatkan kemacetan parah.

Modusnya, dalam pengisian BBM ini, ternyata sejumlah sopir melakukan secara berulang-ulang, dengan menggunakan kartu fuel card my pertamina, bar code dan plat mobil yang berbeda-beda.

Memang terlihat barcode sesuai dengan plat mobil karena platnya diganti-ganti jadi kalo orang awam melihat seperti tidak ada yg dilanggar, padahal itu jelas peristiwa tindak pidana.

Ketua RMI Kepri, Rimbun Purba menyampaikan bahwa di dalam lori banyak plat – plat bodong, dan hal ini ada indikasi persengkokolan antara sopir dan Operator SPBU.

“Pihak operator SPBU tetap melayani, karena mendapatkan uang fee 5000 sampai 10.000 dari para Sopir yang melakukan pengisian berulang-ulang. Artinya, para supir dan pelangsir sama-sama mendapatkan keuntungan,” ungkap Rimbun saat dimintai keterangannya oleh awak media ini, Sabtu (6/4).

Oleh karenanya, Rimbun Purba meminta kepada aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap dugaan terlibatnya SPBU dalam praktek pelangsiran solar ini.

“Tidak mungkin puluhan ton solar bisa habis perhari dan keluar dari SPBU begitu saja, tanpa adanya oknum SPBU yang terlibat,” cetusnya.

Apalagi saat ini, Rimbun mengaku bahwa rumah milenial Tanjungpinang telah mengantongi data-data dugaan keterlibatan SPBU yang ada di Tanjungpinang.

“Kalau aparat tidak bisa bertindak tegas, maka Rumah Milenial akan bersurat secara resmi ke mabes Polri dan mabes TNI,” tegasnya.

Ketua RMI Kepri itu menyampaikan bahwa begitu banyak yang mengantri dan panjang karena sekarang para pelaku berganti dari yang menggunakan mobil kijang panter ke kendaraan lori yang mengakibatkan semakin panjangnya antrian.

“Kami dari organisasi Rumah Milenial yakin bahwa Polresta Tanjungpinang dapat menindak dengan tegas para pelangsir BBM Solar bersubsidi dan meminta para pihak SPBU untuk diperiksa,” tutupnya.