Kegiatan aksi unjuk rasa mahasiswa di Gedung DPRD Kota Batam diterima dengan tangan terbuka sejumlah pimpinan daerah Provinsi Kepri dan Pemko Batam.
Mereka pun diajak berdialog di ruang rapat serbaguna DPRD Kota Batam pada Senin (01/09) siang. Dalam dialog ini, dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Batam H. Muhammad Kamaluddin.
Selain itu, pimpinan daerah yang menerima aksi mahasiswa ini mulai dari Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Syafrudin, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Walikota Amsakar Achmad, Wakil Walikota Li Claudia Chandragupta, dan Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, Wakapolda Kepri Brigjen Anom Wibowo, Dandim Batam Letkol Arh Yan Eka Putra, Dankodaeral IV Laksma TNI Berkat Widjanarko, dan lainnya.

Sedangkan dari DPRD Batam hadir Ketua DPRD Haji Muhammad Kamaluddin, Wakil Ketua I Haji Aweng Kurniawan, dan Wakil Ketua II Budi Mardiyanto SE MM. Hampir seluruh anggota DPRD juga hadir menyambut kedatangan mahasiswa.
“Kami mengapresiasi kedatangan adek-adek mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya. Kita juga sangat prihatin dengan kejadian di Jakarta serta berbagai daerah dan ikut berdukacita atas munculnya korban jiwa,” ungkap Kamaluddin.
Sementara itu para mahasiswa terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) Kerakyatan Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Batam, dan perwakilan mahasiswa dari beberapa universitas.
Koordinator BEM SI Kerakyatan Wilayah Sumbagut, Muryadi Agustiawan, menyampaikan rasa kecewanya karena beberapa hari menjelang aksi ini, ia menduga ada intimidasi dan intervensi.

