Berangkat dari peran anak muda sebagai pemegang estafet perjalanan bangsa tersebut, Amsakar menyemangati mereka untuk senantiasa mengembangkan potensi diri agar semakin berdaya, termasuk perihal melek digital.
Bahkan, lanjut dia, sejumlah pekerjaan konvensional diambil alih kecerdasan buatan atau artificial intelligence. Hematnya, digitalisasi merupakan keniscayaan yang tak bisa dihindari.
“Seiring dengan tantangan ini, saya sungguh berharap kepada para guru maupun pembimbing, agar dapat membuat generasi harapan ini beradaptasi dengan kerja kreatif dan digital,” harap dia.
Kepada Gen Z dan milenial ia juga berpesan untuk tak cepat berpuas diri untuk terus mengembangkan diri. Menurutnya, sukses menghadapi tantangan zaman mudah bagi mereka yang terus memboboti diri dengan kemampuan dan kebaruan.
“Sekali lagi, selamat untuk kalian semua. Anak muda Batam hebat,” pungkasnya.
(Red)

