Suasana religius terasa begitu kental di Bengkong Cahaya Garden, Bengkong Sadai, Kota Batam, pada Senin (18/11), sekira pukul 19.00 WIB, dengan tema Pilkada Damai dan Aman Tanpa Politik SARA Menuju Batam Maju ini menjadi bukti nyata komitmen masyarakat dalam menciptakan suasana demokrasi yang harmonis.

Dihadiri langsung oleh pasangan calon Gubernur Kepri nomor urut 1, Ansar-Nyanyang dan paslon Walikota Batam, Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra.

Turut hadir juga oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Ketua DPRD Provinsi Kepri Iman Sutiawan, anggota DPRD dari Provinsi maupun Kota Batam, serta sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap gerakan bersama untuk menciptakan Pilkada yang damai, aman, dan jauh dari isu-isu SARA yang memecah belah.

Belasan Ribu Umat Hadiri Tabligh Akbar Ustadz Das’ad Latif
Ustadz Das’ad Latif saat berceramah di Bengkong Sadai

Dari pantauan media terbaiknews.com, tampak belasan Ribu umat Muslim dari berbagai penjuru Batam berkumpul untuk menghadiri Tabligh Akbar yang menghadirkan Ustadz Das’ad Latif sebagai penceramah utama.

Diketahui sejak sore hari, masyarakat sudah memadati lokasi acara. Sebelum Ustadz Das’ad Latif tiba, ibu-ibu majelis taklim tampil memukau dengan lantunan hadroh yang syahdu, membawa pesan kedamaian. Irama yang menggema di area acara menciptakan atmosfer yang damai dan mempersiapkan hati para hadirin untuk menerima pesan-pesan Islami.

Saat Ustadz Das’ad Latif naik ke panggung, ribuan hadirin menyambut dengan tepuk tangan meriah. Gaya ceramahnya yang santai, penuh humor, namun sarat makna langsung menarik perhatian. Dengan bahasa yang mudah dipahami semua kalangan, ia menyampaikan pesan-pesan penting tentang pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah selama masa Pilkada.

“Pilkada adalah pesta demokrasi, bukan ajang perpecahan. Boleh berbeda pilihan, tapi jangan sampai merusak persaudaraan,” ujar Ustadz Das’ad, diiringi anggukan setuju dari hadirin.

Ia juga memberikan nasihat khusus kepada para calon kepala daerah agar menjaga kehormatan dalam berkompetisi.

“Jangan pernah menjelekkan lawan. Kompetisi politik harus sehat, karena pada akhirnya semua demi kemajuan Batam. Kita lewati Pilkada ini dengan bersih, damai, dan bersenang-senang,” pesannya, yang disambut tepuk tangan meriah.

Tidak hanya memberikan ceramah, Ustadz Das’ad juga menyisipkan humor-humor segar yang membuat suasana semakin hidup. Meski diselingi gelak tawa, pesan-pesan Islami yang ia sampaikan tetap mengena di hati para hadirin.

Ketua panitia acara, Musenni, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya kegiatan ini.

“Kami sangat bersyukur, acara ini berjalan dengan lancar dan dihadiri begitu banyak masyarakat. Harapan kami, dengan adanya Tabligh Akbar ini, masyarakat dapat berpikir lebih damai, tenteram, dan sejuk dalam menghadapi Pilkada. Kita semua ingin Pilkada yang aman dan tanpa politik SARA,” ujarnya.

Kata dia, dengan tema besar yang diusung, Tabligh Akbar ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Batam untuk menjalani Pilkada dengan damai dan bersih.

“Semangat kebersamaan yang tercipta malam ini, menjadi bukti kita bahwa perbedaan pilihan tidak harus menjadi alasan untuk terpecah belah, melainkan menjadi peluang untuk bersama-sama membangun Batam yang lebih maju dan harmonis,” ucapnya./Red.

Suasana religius terasa begitu kental saat digelar Tabligh Akbar yang menghadirkan Ustadz Das’ad Latif sebagai penceramah utama, di Bengkong Cahaya Garden, Bengkong Sadai, Kota Batam, pada Senin (18/11), sekira pukul 19.00 WIB.

Adapun tema pada kegiatan tersebut, yakni Pilkada Damai dan Aman Tanpa Politik SARA Menuju Batam Maju ini menjadi bukti nyata komitmen masyarakat dalam menciptakan suasana demokrasi yang harmonis.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh pasangan calon Gubernur Kepri nomor urut 1, Ansar-Nyanyang dan paslon Walikota Batam nomor urut 2, Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra.

Turut hadir juga oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Ketua DPRD Provinsi Kepri Iman Sutiawan, anggota DPRD dari Provinsi maupun Kota Batam, serta sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap gerakan bersama untuk menciptakan Pilkada yang damai, aman, dan jauh dari isu-isu SARA yang memecah belah.

Dari pantauan media ini, sejak sore hari, warga sudah mulai memadati lokasi acara. Sebelum Ustadz Das’ad Latif tiba, ibu-ibu majelis taklim tampil memukau dengan lantunan hadroh yang syahdu, membawa pesan kedamaian. Irama yang menggema di area acara menciptakan atmosfer yang damai dan mempersiapkan hati para hadirin untuk menerima pesan-pesan Islami.

Puncaknya malam hari, saat Ustadz Das’ad Latif naik ke panggung, belasan ribu umat menyambut dengan tepuk tangan meriah. Gaya ceramahnya yang santai, penuh humor, namun sarat makna langsung menarik perhatian. Dengan bahasa yang mudah dipahami semua kalangan, ia menyampaikan pesan-pesan penting tentang pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah selama masa Pilkada.

“Pilkada adalah pesta demokrasi, bukan ajang perpecahan. Boleh berbeda pilihan, tapi jangan sampai merusak persaudaraan,” ujar Ustadz Das’ad, diiringi anggukan setuju dari hadirin.

Ia juga memberikan nasihat khusus kepada para calon kepala daerah agar menjaga kehormatan dalam berkompetisi.

“Jangan pernah menjelekkan lawan. Kompetisi politik harus sehat, karena pada akhirnya semua demi kemajuan Batam. Kita lewati Pilkada ini dengan bersih, damai, dan bersenang-senang,” pesannya, yang disambut tepuk tangan meriah.

Tidak hanya memberikan ceramah, Ustadz Das’ad juga menyisipkan humor-humor segar yang membuat suasana semakin hidup. Meski diselingi gelak tawa, pesan-pesan Islami yang ia sampaikan tetap mengena di hati para hadirin.

Ketua panitia acara, Musenni, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya kegiatan ini.

“Kami sangat bersyukur, acara ini berjalan dengan lancar dan dihadiri begitu banyak masyarakat. Harapan kami, dengan adanya Tabligh Akbar ini, masyarakat dapat berpikir lebih damai, tenteram, dan sejuk dalam menghadapi Pilkada. Kita semua ingin Pilkada yang aman dan tanpa politik SARA,” ujarnya.

Kata dia, dengan tema besar yang diusung, Tabligh Akbar ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Batam untuk menjalani Pilkada dengan damai dan bersih.

“Semangat kebersamaan yang tercipta malam ini, menjadi bukti kita bahwa perbedaan pilihan tidak harus menjadi alasan untuk terpecah belah, melainkan menjadi peluang untuk bersama-sama membangun Batam yang lebih maju dan harmonis,” ucapnya./Red.