Amsakar menegaskan bahwa upaya mewujudkan Batam sebagai kota modern dan berdaya saing tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Karena itu, ia mengajak seluruh komunitas otomotif untuk mengedepankan semangat kebersamaan dan kerja kolektif.

“Kita membutuhkan kekompakan dan kolaborasi. Kemajuan Batam merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah berperan sebagai fasilitator, sementara energi penggeraknya berasal dari masyarakat dan komunitas,” katanya.

Selain itu, Amsakar juga menyinggung arah pembangunan Batam ke depan yang menitikberatkan pada efisiensi dan sinergi lintas sektor. Menurutnya, pembangunan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Batam tidak memerlukan kegiatan yang hanya bersifat seremonial tanpa manfaat konkret. Yang dibutuhkan adalah saling menguatkan dan mengisi kekurangan satu sama lain, agar seluruh energi yang ada dapat diarahkan untuk kemajuan Batam,” tegasnya./Red.