Amsakar berharap dengan adanya kegiatan yang terukur dan berkala ini, warga Tanjung Banun tetap menjaga lingkungan ini untuk generasi ke depan.
“Insyaallah, pembangunan yang di Tanjung Banun akan segera kita selesaikan. Jangan ada pemaknaan yang berbeda yang jelas di mata. Program transmigrasi yang ada di Tanjung Banun ini bisa menjadi role model untuk di Indonesia serta masyarakat jangan mudah terpecah belah dan terpengaruh oleh hal hal yang tidak baik,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Pengelolaan Perencanaan Lahan PT MEG, Mikel Wilson menyampaikan jika pihaknya bersama masyarakat telah telah memulai pergerakan untuk pengumpulan sampah dan menanam pohon yang dimana ini merupakan usaha untuk generasi kedepan sebagai upaya menjaga lingkungan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan kerja samanya serta kolaborasi semua masyarakat untuk menjaga lingkungan dan keindahan di perumahan Rempang ECO City untuk berpartisipasi serta menjaga perumahan Rempang ECO City,” pungkasnya.
Acara ini selesai dalam keadaan aman dan kondusif, ditutup dengan Pelantikan pasukan pembersihan kota Batam tingkat RT RW Perumahan Rempang ECO City oleh Walikota Batam./Red.

