Indrayadi mengungkapkan bahwa metode survei yang dilakukan Liberte Institute menggunakan metode Multistage Random Sampling dengan jumlah 1200 responden dengan margin error 2,8% dan tingkat kepercayaan hingga 97%.

“Dari hasil yang kita dapatkan, elektabilitas dua calon Wali Kota Batam, Amsakar Ahmad unggul hampir 60% dibandingkan Marlin Agustina 32,9%, dengan tidak menjawab 7,3%,” terangnya.

“Sedangkan untuk calon Wakil Wali Kota Batam, Irwansyah unggul 43% dibandingkan Jefridin Hamid 11,5%, dengan tidak menjawab sebesar 45,4%,” lanjutnya.

Sementara itu, salah satu pengamat hasil survei, Hendri, S.Si, M.E menyampaikan bahwa konsep dari survei adalah ilmiah, jadi kalo koresponden masih diangka 600 org, margin eror tinggi dan tingkat kepercayaan rendah.

“Jika dilihat dari Tidak Tau (TT) / Tidak Jawab (TJ) masih diangka 17%, maka hitungannya 17%x600 = 102 orang belum menentukan pilihan, cuma ada 498 yang dia pastikan sudah memilih, itu pun 31% Amsakar Achmad dan 38 % Marlin Agustina. Artinya, beda berapa orang saja, sehingga keterwakilan survei semua daerah tak sampai ke level RW. Contohnya, Kecamatan Sagulung total Pemilih yang hampir 144.000 orang di survei cuma lebih kurang 100 koresponden saja,” jelas Hendri yang juga sebagai Ketua UNAND (Alumni Universitas Andalas) Kepri itu.

“Pendapat saya adu data saja, kalau diadu datanya tentu yang lebih banyak korespondennya pasti lebih akurat dan akan sama juga dengan Liberte Institute, dimana Amsakar Achmad 59,8% dan Marlin Agustina 32,9% dari 1200 koresponden, yang TT/TJ cuma 7.3% serta buka ke publik agar tau mana yang lebih akurat,” lanjut Hendri.

Menurut Hendri, survei Liberte Institute menegaskan kepada kita semua bahwa masyarakat Batam memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap kepemimpinan Amsakar Ahmad dan Irwansyah dalam memimpin kota Batam ke depan./Red.