“Nah semua ikhtiar yang dilakukan oleh Yayasan Miftahul Ulum mulai dari Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, membangun masjid dan rumah tahfidz ini, sejalan dengan visi Kota Batam. Untuk menjadikan Batam sebagai Bandar Dunia Madani,” jelas dia.
Wakil Walikota Batam itu juga yakin dengan kebersamaan yang ada di Yayasan Miftahul Ulum, akan mampu menyelesaikan persoalan yang akan dihadapi.
Tak lupa, seperti di berbagai kesempatan yang ada, Amsakar juga berpesan kepada yang hadir untuk menyikapi tahun politik dengan tenang.
Ia menegaskan bahwa politik di Indonesia, demokrasi yang kita pilih, memungkinkan kita berbeda pilihan. Oleh sebab itu, jangan kita sibuk dengan hal itu. Jangan karena beda pilihan jadi bermusuhan. Dan kita saling mencari kesalahan orang lain.
“Padahal, dalam ajaran islam, orang yang suka mencari kesalahan orang lain sama halnya dengan memakan bangkainya. Maksud saya, politik jangan sampai kita terbelah-belah. Politik harus kita ikuti dengan santun dan terhormat,” pungkasnya.
(Red)

