Di Provinsi Kepri ini, sebut Amsakar, ada disparitas yang tajam antara perkotaan dan pedesaan.
“Berikan kontribusi pemikiran kepada Pak Gubernur. Setidaknya sharing ide kepada stakeholder yang memiliki kompetensi dalam mengentaskan disparitas inj,” kata Amsakar.
Sebagai gerbang Indonesia di bagian barat, lanjut Amsakar, di sini banyak (Kepulauan Riau, red) persoalan seperti ilegal logging, ilegal fishing, ada persoalan narkotika, dan persoalan laut China Selatan.
“Selain itu, juga ada persoalan kemiskinan. Meski grafiknya terus menukik ke bawah. Karena Kota Batam yang memiliki 58 persen jumlah penduduk di Kepri juga persoalan kemiskinannya menukik turun. Tapi turunnya angka kemiskinan ini adalah kerja kolektif kita, bagaimana mereka lepas dari kompleksitas yang terjadi,” ucap dia.
Turut hadir dalam kegiatan ini mantan gubernur pertama Provinsi Kepulauan Riau yang saat ini maju sebagai caleg DPD RI Ismeth Abdullah. (Red).

