TERBAIKNEWS.com | Kasus pembunuhan yang menimpa Indriana Dewi Eka Saputri (24) alias Indri, akhirnya terang-benderang. Selasa (5/3/2024).

Korban dibunuh oleh sejoli Devara Putri Prananda (DP) dan Didot Alfiansyah (DA), dengan cara menyewa pembunuh bayaran bernama M Reza (MR).

Berikut 7 fakta pembunuhan Indri:

1. Devara Caleg DPR RI

Devara yang merupakan salah satu pelaku pembunuh Indri merupakan Caleg DPR RI Dapil Jabar IX dari Partai Garuda.

“Jadi dari hasil pemeriksaan sejauh ini, selama beberapa hari, tim penyidik sudah mendapatkan informasi yang didapatkan kurang lebih seperti itu,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Jules Abraham Abast, Senin (4/3).

2. Devara Rancang Skema Pembunuhan

Pada 15 Februari, Devara bertemu dengan Didot dan Reza di indekosnya yang berada di Jakarta. Devara kemudian mengusulkan sejumlah cara untuk mengeksekusi Indri tanpa menimbulkan kecurigaan.

“Tersangka DP memberikan usulan di antaranya, korban akan dibunuh dengan cara dicekik atau dibekap. Supaya tidak meninggalkan sidik jari, disarankan menggunakan sarung tangan double tiga” ujarnya.

3. Didot Sewa Pembunuhan Bayaran

Usulan Devara pun dipenuhi Didot karena dia ingin kembali berpacaran dengannya. Didot lalu menyewa pembunuh bayaran, M Reza, untuk mengeksekusi Indri sesuai rencana yang telah ditentukan.

Kemudian, supaya aksi tersebut tidak diketahui orang lain, Devara menyarankan tempat eksekusinya dilakukan di lokasi yang sepi dan tidak terdapat CCTV. Devara juga mengusulkan supaya mereka menyewa mobil rental agar mudah menghilangkan jejak kejahatannya.

“Korban tidak boleh dijemput dari rumahnya, akan tetapi di tempat kerja atau tempat lain di luar rumah,” ungkap Jules Abraham.

4. Dibunuh di Bogor

Eksekusi Indri dilakukan dengan memilih tempat di Jl Bukit Pelangi, Babakanmadang, Kabupaten Bogor pada 20 Februari 2024.

Didot, Devara dan Reza lalu menjemput Indri di tempat kerjanya. Mereka beralasan kepada korban ingin mengajak Indri jalan-jalan ke Puncak, Bogor.