3. Diduga Korban Penganiayaan

Belakangan polisi mengungkap SF diduga mengalami tindak pidana penganiayaan. Dugaan itu berdasarkan kondisi tubuh korban saat ditemukan warga.

“(Dugaan sementara) Masih penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” kata AKP Rahmad kepada detikcom, Rabu (28/2/2024).

Rahmad mengungkapkan dugaan penganiayaan itu dilihat dari hasil visum luar di tubuh korban. Ia mengatakan ada beberapa luka di tubuh korban.

“Dari visum luar korban terdapat luka kecil pada dada sebelah kiri, memar pada dada, luka pada kemaluan,” ungkapnya.

Kendati demikian, polisi masih mengumpulkan bukti cukup untuk mengetahui penyebab korban tewas. Rahmad menuturkan polisi sudah melakukan proses autopsi di RS Bhayangkara Kendari.

“Kamu masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan hal tersebut. Untuk proses autopsi dilakukan Tim Forensik RS Bhayangkara Kendari,” ungkapnya.

4. Hoax Foto Pelaku

Sebuah foto pria disebut sebagai pembunuh SF ramai beredar di media sosial. Namun polisi membantah foto tersebut sebagai pelaku.

“Bukan (foto pelaku pembunuh), untuk foto di atas yang beredar di media sosial itu hanya tersebar oleh pengguna media sosial,” ujar AKP Rahmad.

Rahmad memastikan saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait terduga pelaku. Sehingga, polisi belum bisa berspekulasi foto tersebut sebagai pelaku.

“Saat ini jajaran kepolisian Polres Baubau masih dalam melakukan penyelidikan,” bebernya.

Dia mengatakan polisi masih mengumpulkan bukti cukup untuk mengetahui penyebab korban tewas. Rahmad menuturkan polisi sudah melakukan proses autopsi.

“Kami dari kepolisian masih menunggu hasil autopsi yang sudah dilaksanakan tadi malam untuk mengetahui penyebab meninggalnya,” imbuhnya.

“Namun dari kepolisian, informasi apapun dapat juga dijadikan sebagai bahan penyelidikan,” tambahnya.

Sumber: detik.com

(Red)