Selain peran RT/RW, peran guru PAUD, petugas Posyandu Balita, dan pengelola rumah ibadah juga perlu apresiasi, mengingat tugas mereka yang tidak ringan, karena bersentuhan langsung dengan berbagai lapisan masyarakat.
Dihadapan perangkat masyarakat Kecamatan Belakang Padang dan juga pulau-pulau sekitarnya, Gubernur Ansar juga menyampaikan berbagai program pembangunan yang sudah dan akan terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kepri.
Salah satunya adalah pembangunan rumah singgah yang telah beroperasi di Jakarta. Warga masyarakat Kepri yang sedang berobat di Jakarta dapat memanfaatkan tempat ini sebagai tempat tinggal sementara, daripada harus menyewa, ujarnya.
Nantinya, pada awal Agustus bulan depan, juga diresmikan rumah singgah di Batam, tepatnya di Sekupang. Saat ini, sedang disiapkan segala sesuatunya agar saat peresmian nanti, sudah siap melayani masyarakat.
Di akhir sambutannya, Gubernur Ansar yakin bahwa pertemuan dan silaturahmi kali ini akan memberikan banyak manfaat. Selain menjadi lebih kenal, pemerintah juga bisa mendengar dan menyerap aspirasi dari masyarakat.
Pemberian insentif kali ini tidak hanya diberikan untuk Kecamatan Belakang Padang Kota Batam. Bantuan serupa juga sudah diberikan kepada RT/RW, Posyandu Balita, Guru PAUD, dan juga rumah ibadah di seluruh Kota Batam. Hanya saja data penerima masih disesuaikan untuk menentukan jumlah pastinya.
(Red)

