Data BP Batam mencatat, dalam periode 24-27 Maret 2025, sebanyak 18.842 penumpang telah meninggalkan Batam melalui Pelabuhan Domestik Sekupang menuju berbagai tujuan, seperti Kabupaten Karimun, Selat Panjang, Buton, Bengkalis, dan Dumai.

Selain itu, Amsakar dan Li Claudia juga melakukan inspeksi terhadap empat kapal yang beroperasi. Mereka mengecek kecepatan kapal serta sistem komunikasi di ruang kapten guna menjamin kelancaran perjalanan.

“Kami memastikan arus mudik tahun ini berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat dengan kesiapan armada serta koordinasi yang baik,” ujar Amsakar.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar, melaporkan bahwa selama periode 24-27 Maret 2025, sebanyak 6.212 orang tercatat masuk ke Batam.

“Total keberangkatan mencapai 149 trip, yang memastikan seluruh pemudik dapat mencapai daerah tujuan dengan lancar,” ungkap Dendi.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, BP Batam menambah kapal feri yang melayani berbagai rute dari Terminal Ferry Domestik Sekupang. Beberapa destinasi utama yang dilayani meliputi Kabupaten Karimun, Selat Panjang, Buton, Bengkalis, dan Dumai.