Lebih lanjut, ia mendorong peserta untuk tidak berhenti belajar dan terus meningkatkan kapasitas diri. Menurutnya, Kota Batam membutuhkan ASN dan PPPK yang tidak hanya menjalankan tugas rutin, tetapi juga memiliki kemampuan dan semangat inovatif.

“Batam adalah kota yang punya daya saing tinggi. ASN dan PPPK di sini harus punya kompetensi yang bisa bersaing secara nasional. Karena itu, jika nanti lulus, jangan berhenti belajar,” tegasnya.

Amsakar juga menekankan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan berbasis sistem. Ia memastikan bahwa tidak ada campur tangan pihak luar dalam proses ujian yang sepenuhnya menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

“Sistemnya jujur dan terbuka. Soal yang muncul berbeda-beda, sesuai sistem CAT. Kami di sini hanya bisa mendoakan, semoga semuanya mendapatkan hasil terbaik dan diterima sesuai takdir Allah,” tuturnya.

Di akhir arahannya, Amsakar menyampaikan harapan agar para PPPK yang lolos nantinya mampu menjadi bagian dari perubahan positif di lingkungan Pemko Batam.

“Kami ingin PPPK yang lahir dari proses ini benar-benar berkontribusi membangun Batam yang lebih cepat dan unggul,” pungkasnya.

Seleksi PPPK Formasi 2024 ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang dan formasi jabatan, dan berlangsung dalam beberapa sesi dengan waktu ujian selama 120 menit. Pemerintah Kota Batam menaruh harapan besar pada seleksi ini untuk menjaring SDM terbaik guna mendukung pelayanan publik yang semakin berkualitas./Red.