Humas menegaskan, dugaan kekerasan sebenarnya hanya teguran seorang guru terhadap siswa.

“Itu sebenarnya menegur, biasalah anak-anak suka bermain-main saat mau pulang sekolah, ada satu lemparan mengenai guru kemudian sama guru ini ditegur,” imbuhnya

Humas menambahkan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para orang tua siswa yang telah memberikan kritik dan masukan.

“Kami berterima kasih adanya pengaduan juga masukan dari orang tua siswa tentang perilaku guru, tentu ini menjadi bahan koreksi bagi kami agar kedepannya lebih baik lagi,” ungkapnya./Red.