“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Harus kompak dan tuntas agar masalah di Kota Batam bisa selesai. Kita ingin pembangunan ini benar-benar menyentuh masyarakat hingga ke tingkat kelurahan,” tegasnya.
Li Claudia juga meminta perhatian serius terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan perencanaan pembangunan agar tidak terjadi tumpang tindih antarprogram. Ia mendorong para camat dan lurah untuk aktif memberikan laporan kondisi wilayah dan menyusun program prioritas yang realistis dan solutif.
Dalam laporan para camat, sejumlah permasalahan mendesak dilaporkan kepada Wakil Wali Kota, Li Claudia. Ia menutup rapat dengan penegasan bahwa pembangunan Kota Batam harus diarahkan untuk menyelesaikan akar masalah dalam lima tahun ke depan.
“Kita sedang mengukir sejarah untuk Kota Batam, saya harap kota yang kita cintai ini dapat disegani hingga tingkat nasional. Mari bekerja serius, bersama, dan penuh tanggung jawab demi masa depan kota Batam tercinta,” tutupnya./Red.

