Ketiga, menolak segala bentuk aktifitas dapat merusak ibadah puasa dan kekhusyukan dalam melaksanakan Salat Tarawih di Kepulauan Riau.
Keempat, meminta dukungan moral kepada masyarakat dilingkungan masjid/mushala untuk menciptakan suasana yang kondusif selama bulan suci Ramadan.
Kelima, memahami keberagaman dalam ke bhinekaan dan selalu menjaga, memupuk toleransi dan moderasi beragama demi keutuhan NKRI.
“Kami berharap, menjadikan kepri yang kondusif tersebut bukan hanya tugas TNI/ Polri tapi menjadi tanggungjawab seluruh elemen Masyarakat khususnya pera pemuda Provinsi Kepulauan Riau,” kata Joni, yang turut didamping oleh Muhammad Faruq Rabbany, Sekretaris Umum dan M. Raziq Fakhrullah, bendahara Umum PW PRIMA DMI Kepri.
Ia pun mengajak masyarakat Provinsi Kepulauan Riau untuk melaksanakan ibadah puasa Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh kegembiraan.
“Mari kita jadi Ramadhan 1446 H sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, meningkat keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Serta memperkuat kesatuan,” ucap dia./Red.

