“Kita boleh menguasai itu semua. Tapi literasi humanitas tak bisa tidak di sampingnya. Apa itu?. Tentang kebudayaan religiusitas. Termasuk ujung-ujungnya kita mempunyai Pancasila. Keseimbangan itu semua penting,” jelasnya.
Dia mengatakan, pada zamannya literasi yang mesti dikuasai adalah baca, tulis, dan hitung. Namun saat ini sudah bergeser dan bisa menguasai literasi digital teknologi informasi.
Literasi tersebut, menurut Ravik, literasi yang penting dikuasai oleh generasi muda ada literasi humanitas untuk tetap menguatkan identitas Indonesia
Sumber: Tribunnews
(Red)

