Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Gunungsitoli, Sumatera Utara, Menyatakan bahwa pihaknya akan meningkatkan pengawasan keamanan di sejumlah pelabuhan yakni di pelabuhan angin dan pelabuhan roro.

Peningkatan pengawasan ini dalam rangka mencegah dan menindak maraknya barang ilegal dan hewan ternak ilegal yang masuk ataupun keluar diwilayah Kepulauan Nias.

“Kedepan KSOP akan meningkatkan pengawasan di Pelabuhan. Demi mencegah hal-hal yang ilegal tersebut tidak masuk atau keluar melalui jalur pelabuhan kita,” ucap Restu Gulo, Plt. Kepala Kantor KSOP Kelas IV Gunungsitoli, kepada wartawan di kantornya. Selasa (20/5/2025).

Menurut Restu bahwa agenda pengawasan pelabuhan akan maksimal jika adanya kolaborasi terpadu dari stackholder terkait khususnya Pemerintah Daerah dan Pihak TNI/Polri untuk bersama-sama turun mengawasi setiap mobil truck angkutan yang akan keluar dan masuk melalui jalur pelabuhan angin dan pelabuhan roro.

Dia menyatakan bahwa KSOP siap memastikan keamanan dan keselamatan kapal, Pihaknya juga melakukan pengawasan dengan memantau mobil truck pengangkut barang dan melakukan intoregasi kepada supir untuk mengecek kepemilikan dokumen resmi.

Dalam waktu dekat, KSOP akan menyurati para agen transportasi logistik kiranya setiap barang bawaannya dapat diperjelas secara detail.

“Kita pernah menindak puluhan hewan ternak jenis babi yang masuk melalui pelabuhan. Karena tidak dilengkapi dokumen resmi, Maka puluhan hewan ternak babi itu kita larang masuk. Tidak hanya itu, Termasuk kasus puluhan hewan ternak sapi waktu jelang lebaran idul Adha yang lalu. Karena dokumen tidak lengkap, maka ternak sapi itu juga kita larang masuk atau diminta dikembalikan ke daerah asalnya,” ungkapnya.

“Kebanyakan barang-barang ilegal itu dimuat dimobil boks atau bak tertutup. Itu Salahsatu kesulitan kami disaat ingin melakukan penindakan,” tambah Restu mengakhiri.