Amsakar menegaskan bahwa substansi pembangunan terletak pada tiga hal: mengadakan apa yang belum ada, meningkatkan apa yang telah ada, serta memberdayakan masyarakat. Menurutnya, program seperti ini juga merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah untuk menekan angka inflasi di daerah.
“Kalau ada lahan potensial yang bisa kita kelola, mari kita manfaatkan. Ke depan, bukan hanya petani, tapi juga nelayan harus kita berdayakan,” tambahnya.
Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Wayan Wiradarma menyampaikan harapannya agar program ini dapat terus berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat, khususnya para petani.
“Kami berharap panen raya ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi semangat bersama untuk membangun kemandirian pangan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Wadan Lantamal IV Batam Kolonel Ketut Budantara, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zainal Arifin, Kepala Kejaksaan Negeri Batam I Wayan Wiradarma, perwakilan Pangkalan Bakamla Batam Mayor Arif, Plt Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam Mardanis, serta para tokoh masyarakat dan kelompok tani binaan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model kolaboratif dalam mengoptimalkan potensi pertanian lokal serta mendorong peran aktif masyarakat dalam pembangunan daerah./Red.

