Sahabat, tawar hati mendatangkan kehancuran. Sedangkan, keyakinan iman mendatangkan kemenangan.
Itulah kata bijak yang menjadi berkat buat kita sekalian. Tantangan apakah yang ada disekeliling kita hari ini? Jangan tawar hati, jangan ciut nyali.
Penulis amsal berkata, tawar hati atau ciut nyali berarti ragu-ragu. Dalam bahasa inggris: fainthearted alias pengecut.
Tawar hati tentu saja menghasilkan keburukan, karena kita akan gagal untuk menjadi pemenang.
Sikap kita atas segala tantangan itu adalah mengoptimalkan kekuatan dengan. Beriman , berserah dan bersandar kepada Tuhan merupakan sumber kekuatan sejati . Dia hadir di dalam hidup kita dan menyertai kita di tengah deru pergumulan hidup.
Dalam Amsal 24:10 di katakan bahwa “Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu”.
Syallom sahabat, terus bersemangat dengan iman. Pastikan engkau beraktivitas dengan penuh antusias dan dalam tuntunan Roh Kudus, bukan dengan iman kaleng-kaleng.
Sumber : Pdt. Iskandar Dachi
Editor : Red

