Obrolan ringan mereka sepanjang Malioboro, menurut Zainuri, adalah momen yang menyenangkan, mengingatkan pada keramaian kota selama liburan. Ia juga terkesan dengan kesederhanaan dan kehangatan interaksi antara Presiden dan cucu-cucunya.
“Akrab banget, seperti saya dan cucu saya sendiri,” ujar Zainuri, menggambarkan betapa naturalnya interaksi antara Presiden dan cucu-cucunya.
Malam itu, Malioboro bukan hanya menjadi pusat keramaian, tetapi juga tempat berbagi kebahagiaan antara pemimpin dan rakyatnya. Dalam tahun terakhir kepemimpinannya, momen-momen seperti ini akan menjadi kenangan yang membekas di hati banyak orang, termasuk Zainuri.
“Pak Jokowi pemimpin yang hebat, tapi sayang sekali besok sudah habis masa jabatannya. Tetap semangat Pak Jokowi,” tutup Zainuri.
Editor : Red
Sumber : BPMI Setpres

