Komitmen Kepada Tuhan
Sahabat,
Hari ini ketika kita bisa kembali beribadah dengan menyadari konsekuensinya itu artinya kita adalah orang yang merdeka secara kerohanian karena kita punya:
Komitmen = Janji, tetapi dalam level atau tingkat yg Lebih Tinggi.
Komitmen berarti mengerti konsekuensi dari apa yang telah diikrarkan.
Memiliki komitmen kepada Tuhan berarti kita
mempercayakan segala sesuatu kepada Tuhan dan mengandalkan Anugerah-Nya.
Komitmen melahirkan kesungguhan dan keteguhan dalam menghadapi situasi hidup yang berubah-ubah.
Ketika kita memelihara komitmen kita kepada Tuhan, pasti akan ada banyak tantangan dan godaan, tapi jangan lupa, firman Tuhan ini:
Filipi 4:13 (TB) Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
Roma 14:8 “Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan.”
Betapa Baiknya Tuhan, Sungguh
Sahabat,
Adalah rugi, bila kita memulai hari tanpa bersekutu dengan Tuhan. Sebab di dalam persekutuan dengan-Nya, kita akan mengetahui, betapa baiknya Tuhan itu.
Ia tidak hanya mendengar seru dan doa kita, tetapi juga akan memberitahukan isi hati-Nya kepada kita.
Secara khusus, ketika engkau berdoa sebelum memulai harimu, maka akan ada banyak hal rahasia yang akan tersingkap kan, sehingga dengan itu engkau akan semakin mengasihi Dia.
Salah satunya adalah ini:
Di dalam 1 Korintus 2:9 dikatakan “Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”
Jadi, doa adalah peraturan pertama yang harus kita kerjakan setiap hari untuk dapat mengetahui kebaikan Tuhan dalam hidup kita.
Mengapa doa itu penting, karena dengan berdoa :
-Kita bisa lebih sabar
– Kita bisa lebih mengerti
– Kita bisa lebih kuat
– Kita bisa memahami jalan-jalan
Tuhan.
Namun, kata alkitab, ada juga orang yang berdoa namun salah berdoa :
– Berdoa dan berdoa tanpa berbuat apa-apa.
– Berdoa dengan memaksakan kehendak.
– Berdoa tapi tidak merubah karakter dan perbuatan
– Berdoa tanpa memahami kehendak Tuhan
– Berdoa tapi tidak beriman.
Maka, rahasia agar doa terjawab, berdoalah secara rahasia.
Matius 6:6 (TB) Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.
Akhirnya, tetaplah berdoa sebagai bukti engkau sudah merdeka oleh karena Kristus./Red.
Penulis : Pdt. Iskandar Dachi

