Howell dan Kapten Glover berusaha untuk membebaskan Doss karena alasan kejiwaan berdasarkan Bagian 8 tetapi ditolak, karena keyakinan agama Doss bukan merupakan penyakit mental.

Mereka kemudian menyiksa Doss dengan menempatkannya pada latihan yang melelahkan, harapannya agar Doss mengundurkan diri. Bahkan suatu malam Doss dipukuli oleh rekan-rekan tentaranya. Tapi dia tetap teguh pendirian dan menolak untuk mengidentifikasi siapa pelakunya.

Doss menyelesaikan pelatihan dasar dan berhak mengambil cuti. Hari itu ia ingin menikahi Dorothy. Namun sayang penolakannya membawa senjata api menyebabkan ia ditangkap karena dianggap membangkang.

Kapten Glover dan Dorothy mengunjungi Doss di penjara dan mencoba meyakinkannya untuk mengaku bersalah sehingga dia dapat dibebaskan tanpa tuduhan, tetapi Doss menolak untuk mengkompromikan keyakinannya.

Di pengadilan militer, Doss mengaku tidak bersalah. Beruntungnya sebelum dijatuhi hukuman, ayahnya masuk ke pengadilan dengan surat dari mantan komandannya.

Surat itu menyatakan bahwa pasifisme putranya dilindungi oleh Konstitusi AS. Lalu mampukah Doss bertahan di medan Perang Dunia II? Adakah keajaiban lainnya dari keyakinan yang dipegang teguh?

Sumber: detik.com

(Red)