Sahabat, hari ini gereja seluruh dunia merayakan Hari Pencurahan Roh Kudus atau Pentakosta (Kisah Para Rasul 2:1-4) yang sudah dijanjikan oleh Tuhan Yesus dalam Kisah Para Rasul 1:8 dan Yohanes 14:16-18.
Api pentakosta ku punya kubiarkan menyala api pentakosta ku punya kubiarkan menyala, menyala, menyala s’lamanya.
Tapi hari ini, Pentakosta tidaklah hanya sekedar perayaan saja, ia akan tetap ada dan siap melawat dan tercurah bagi siapa yang merindukannya.
Tapi ada yang Tuhan Yesus minta sebagai syarat :
Yohanes 14:15 “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
Ya, kita harus mengasihi Dia.
Kenapa kita perlu Roh Kudus?
Karena Roh Kudus berdasarkan Yohanes 16:8 dikatakan “Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman”.
Ada 3 Fungsi Roh Kudus:
1. Menginsafkan dunia tentang dosa
Yesaya 6:3, 5 Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: “Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!”
Lalu kataku: “Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam.”
2. Menyadarkan dunia soal kebenaran
Yohanes 16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
3. Mengingatkan dunia tentang penghakiman
2 Korintus 5:10 Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.
Sehingga lewat Perayaan Pentakosta hari ini kita tahu bahwa ditengah zaman yang sudah mendekati akhir kita harus benar-benar mengasihi Tuhan sehingga Roh Kudus akan dicurahkan pada kita, dan kita TAHU apa yang harus kita lakukan sebagai orang percaya dan murid Tuhan Yesus
Sumber : Pdt. Iskandar Dachi
Editor : Red

