Presiden juga menyebut bangsa Indonesia sebagai bangsa yang beruntung karena mampu menjaga toleransi dalam keberagaman, menjaga persatuan di tengah kebhinekaan, dan memiliki Pancasila sebagai dasar negara. Hal tersebut penting untuk menghadapi tantangan kehidupan dunia dan memasuki tahun politik.
“Kita harus terus selalu menjaga toleransi, menjaga persatuan, menjaga perdamaian. Perbedaan pilihan politik itu wajar dalam demokrasi, setuju?”, ucap Presiden.
“Tetapi kita dipersatukan oleh kepentingan yang lebih mulia yaitu menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga perdamaian, menjaga kegotongroyongan, menjaga kepentingan kemanusiaan, serta bersama-sama memajukan negara yang kita cintai ini, negara Indonesia,” lanjutnya.
Tidak lupa, Presiden Jokowi menyampaikan ucapan selamat hari Natal tahun 2023 kepada umat Kristiani di seluruh Indonesia. Presiden turut menyampaikan doa agar terang cahaya, damai, dan kasih Natal dapat menuntun umat Kristiani kepada kemuliaan serta masa yang gemilang.
“Semoga momentum untuk meraih Indonesia Maju menjadi negara maju yang adil, makmur, dan sejahtera bisa konsisten kita perjuangkan dan memperoleh kemudahan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” tutur Presiden.
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Sumber: BPMI Setpres
(Red)

