Sahabat, pencari Tuhan yang sejati akan menempatkan Tuhan sebagai tujuan, bukan sekadar alat yang dapat dimanfaatkan.

Jadi, sebenarnya ketika kita mau mengejar Tuhan, itu tidak hanya dalam bentuk ibadah saja seperti yang kita lakukan hari ini, seperti apa yang disebutkan dalam firman Tuhan di bawah ini :

Matius 6:33 : “Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah & kebenaran-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”

Tetapi, lebih dari pada itu sebagai God Chaser kita sesungguhnya harus mau benar-benar sebagaimana Tuhan Yesus hidup. Simak firman Tuhan ini:

1 Yohanes 2:6 : “Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam dia, ia wajib hidup sama seperti kristus telah hidup.”

Dan itu membutuhkan usaha dan perjuangan yang kadang oleh karena hali itu kita dianggap aneh bahkan gila oleh dunia. Jadi, abaikan saja.Pernah dengar statement ini? : “call me crazy but i know my God”

Dan memang menjadi God Chaser, pengejar Tuhan dan pencari Tuhan harus dilakoni setiap hari, tidak hanya di ibadah raya, komsel, pertemuan doa, karena tanpa demikian, goal akhir hidup kita tidak akan kesampaian.

Hosea 6:6 : “Sebab aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan allah, lebih dari pada korban-korban bakaran.”

Oleh karena itu pula, salah satu praktek yang paling mujarab untuk kita benar-benar menjadi God Chaser adalah dengan menjadikan diri kita getol memberitakan injil

Karena pada saat itu dikerjakan roh kita harus terus menerus terhubung dengan surga untuk mendapatkan hikmat, pewahyuan, dan antusiasme dalam melakukan itu. Tentunya, pasti ada resistensi, penolakan, tapi jangan lupa saat kita menjadi God Chaser, pasti, pastilah Allah Immanuel ada di pihak kita.

Penulis : Pdt. Iskandar Dachi
Editor : Red