Dzaki Afif Ronaldi dari Kabupaten Bintan pun berhasil terpilih sebagai Duta Wastra Kepri 2024. Sementara Zahra Tusita dari Kabupaten Natuna berhasil meraih juara dua, dan Angela Halsi dari Kota Batam meraih juara tiga.
Acara Dekrafest Kepri 2024 juga merupakan ajang untuk mengevaluasi pengembangan kriya dan fesyen di Kepulauan Riau. “Kami menggelar Dekrafest ini untuk mengukur keberhasilan program pengembangan kriya dan fesyen serta mengevaluasi program-program kegiatan kolaborasi dan kemitraan yang telah dilaksanakan. Kami berharap dapat menyempurnakan program ke depan yang lebih konkret, inovatif, adaptif, dan mensejahterakan pelaku dan penggiat kriya,” tutur Dewi.
Dalam kesempatan ini, Dewi Kumalasari Ansar juga berharap agar dengan terbangunnya Gedung Dekranasda ini, semua aktivitas yang berada di dalamnya dapat dilakukan sebaik-baiknya dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk organisasi dan masyarakat luas.
Salah satu momen penting dalam acara ini adalah penyerahan bantuan dan apresiasi kepada para pengrajin dan sanggar dari tujuh kabupaten dan kota di Provinsi Kepri yang dilakukan oleh Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad bersama Sekjen Dekranas Reni Yanita.
“Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk penghargaan dan dukungan nyata dari pemerintah terhadap dedikasi dan kontribusi para pengrajin serta pelaku seni di Kepri,” ujar Gubernur Ansar Ahmad.
Acara ini diakhiri dengan penampilan live band yang memeriahkan suasana, menutup rangkaian kegiatan Malam Puncak Dekrafest Kepri 2024 dengan penuh semangat dan harapan untuk masa depan yang lebih baik bagi industri kreatif di Kepulauan Riau./Red.

