Kala itu, kenang Amsakar, Almarhum Djamil Rahim bertugas di Dinas Perikanan. Ia kemudian mengingat salah satu kenangan paling membekas.

“Zaman itu, saya belum mampu membeli televisi. Oleh almarhum, kami akhirnya dipinjamkan sebuah radio. Itu salah satu memori paling membekas bagi kami. Saya bersaksi, almarhum orang baik. Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik oleh Allah SWT. Aamiin,” ucap dia.

Amsakar pun berpesan kepada keluarga besar yang ditinggalkan selalu diberikan keimanan dan ketabahan.

“Pesan saya buat keluarga yang ditinggalkan mudah-mudahan selalu dikasih keimanan, kesabaran, dan menerima bahwa meninggal adalah takdir Allah,” tuturnya.

Almarhum Djamil Rahim Bin Jam lahir pada 31 Desember 1937. Ia meninggal di usia 87 tahun. Almarhum dikebumikan di TPU Kampung Tanjung, Belakangpadang, Kota Batam./Red.