Ditambahkannya, Forki Provinsi Kepri mengirim tiga orang atlet terbaiknya mewakili Provinsi Kepri, dua orang dari Batam dan satu orang lagi di Tanjungpinang. Mereka bertanding di ajang O2SN yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dikdasmen), Praptono, di Gelanggang Olahraga Ciracas, Jakarta, 13 Agustus 2024 lalu.

“Setelah meraih prestasi nasional ini, Diaz Shobi akan berlaga di kejuaraan karate tingkat dunia untuk pelajar bulan Oktober 2024 di Belanda,” ungkap Benri Sitorus lagi.

Menghadapi event internasional ini, Forki Kepri akan berkoordinasi dengan pelatih untuk memperkuat persiapan teknis dan mental atlet. Setelah itu, Diaz akan dihandle oleh para kepala pelatih di PB Forki Pusat.

“Mengenai apresisasi dari Forki Provinsi Kepri, Benri mengungkapkan, Ketua Forki Kepri Albert Gultom akan memberikan apresiasi kepada atlet dan pelatihnya. Kita terimakasih kepada Ketua Forki Kepri yang baru ini, atas apresiasi dan dukungannya selama ini,” tambah Ketua Forki Kota Batam itu mengakhiri.

Sementara itu, Ketua Forki Kepri Albert Gultom mengaku sangat senang dan bangga atas prestasi altet Forko Kota Batam ini di tingkat nasional. Albert berharap agar prestasi Diaz ini dapat ditularkan kepada semua atlet Forki lain di Provinsi Kepri. Caranya?

“Yang pasti dengan menyelenggarakan turnamen, event di tingkat kota maupun provinsi di Provinsi Kepri. Bahkan, di tingkat nasional kita harus selalu mengikutkan atlet-atlet kita yang berprestasi seperti ini, juga altet yang lainnya,” ujar Albert Gultom.

Selanjutnya, tambahnya, Forki Provinsi Kepri akan menyelenggarakan Seleksi Daerah (Selekda) di Batam pada September 2024 mendatang. “Kita akan menggelar Selekda untuk menjaring atlet yang berprestasi sebagai persiapan kejuaraan nasional,” ungkap Albert mengakhiri./Red.