Dari efisiensi ini, Rp158 miliar berhasil dihemat, dengan Rp28 miliar mondatori dikembalikan ke OPD dan Rp130 miliar dialihkan untuk program yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Setiap rupiah yang dihemat akan dialihkan kembali untuk program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Amsakar.
Di lokasi terpisah, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Kota Batam, Leo Putra, memastikan bahwa pencairan bansos lansia akan dimulai pada April 2025, setelah perayaan Idulfitri.
“Diperkirakan pencairan akan dimulai pada bulan April,” katanya.
Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan lansia di Batam, sejalan dengan program prioritas Amsakar-Li Claudia dalam memperkuat dukungan dan bantuan bagi para lansia di Kota Batam./Red.

