Pemilik kos lantas membuka kamar tersebut dan benar saja ada mayat perempuan di dalamnya. Saat ditemukan oleh Budi dan warga, kondisi mayat tersebut telah kehitaman dan tertutup kain tidur.
“Diperkirakan (meninggal) sekitar 4 hari. Udah busuk, udah hitam. Ditutupin kain ini, kain tidur gitu, tipis sekali kayak terpal warna abu-abu,” kata Budi.
“Iya, ditutupin kain ini, kain tidur gitu ya. Tapi tipis sekali kayak terpal gitu kan warnanya abu-abu. Saya nggak berani buka,” katanya.
Budi mengatakan kondisi korban sudah membusuk.
“Udah membusuk, udah busuk, udah item. Hari ini (Minggu) kalau nggak ketemu pecah dia,” tuturnya
3. Sosok Suami Istri di Mata Warga
Budi menyebutkan keduanya jarang berinteraksi dengan warga. Budi mengetahui korban bekerja di sebuah konfeksi, sedangkan suaminya di gudang.
“Kerjanya di konfeksi, istrinya (korban). Kalau lakinya (kerja) di gudang. Saya panggil kepolisian datang, dari damkar datang, (korban) dibawa ke RSCM diautopsi, almarhum begitu (meninggal) karena perbuatan suaminya,” ujar Budi.
Budi mengaku tidak terlalu sering berkomunikasi dengan korban ataupun suaminya. Namun, menurutnya, korban dan suaminya selama ini terlihat harmonis.
“Orangnya kelihatan mesra gitu, mau berangkat kerja mesra, pulang mesra. Makanya saya heran, di jalan itu (kelihatan) baik, digandeng-gandeng. Mau berangkat (kerja) digandeng, pulang sekitar jam 8 atau 9 (malam) sama,” tambahnya.
Sumber: detik.com
(Red)

