Akhir – akhir ini, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kota Batam jadi sorotan publik. Gimana tidak, jumlah siswa/i yang mencapai ribuan di sekolah tersebut hampir semua membawa kendaraan roda 2 (dua) saat bersekolah. Akibatnya, kemacetan pun tak dapat dihindari.
Dari pantauan tim media ini di lapangan pada Senin (30/03), tampak kendaraan dari siswa/i SMK Negeri 1 Kota Batam terparkir di beberapa titik yang tidak jauh dari area sekolah, seperti di depan ruko, pinggir jalan umum.
Hebatnya, di setiap titik parkir tersebut, ada juga yang mengutip setiap paginya, yang diduga bukan orang yang terdaftar sebagai tukang parkir di Dinas Perhubungan Kota Batam. Biaya parkirnya standar, yakni dua ribu per kendaraan.
Hitungan secara sederhana. Kendaraan itu jika dikalikan saja 500 dikali 2 ribu, maka jumlahnya mencapai 1 juta per harinya. Artinya mencapai 25 – 28 juta setiap bulan dan 300 – 336 juta per tahun.

