Presiden ke-8, Prabowo Subianto menekankan pentingnya program kerja yang signifikan, terukur, dan saling bersinergi antara kementerian/lembaga.
Penekanan tersebut ia sampaikan saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna perdana di Ruang Sidang Kabinet, di Jakarta, pada Rabu (23/10). Kepala Negara mengatakan hal ini sesuai dengan arah kebijakan yang disampaikannya pada pidato pelantikannya di hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
“Saya kira dalam waktu dekat saudara-saudara akan segera menyiapkan program kerja saudara masing-masing. Saya beri kesempatan segera, dan sewaktu-waktu terus saya akan panggil koordinasi,” kata Presiden Prabowo.
Lebih lanjut, Presiden juga menyoroti pentingnya swasembada pangan dan energi di tengah situasi global yang tidak menentu. Selain itu, Presiden turut menginstruksikan kementerian terkait untuk segera merumuskan program hilirisasi 26 komoditas utama yang harus dikejar dalam waktu dekat.
“Ada 26 komoditas proyek-proyek yang vital dalam 26 komoditas tersebut yang harus dihilirisasi segera dirumuskan, bikin daftar, dan kita segera untuk mencari dana sehingga kita bisa mulai hilirisasi dengan waktu yang sesingkat-singkatnya,” ungkap Presiden.
Selain bidang pangan dan energi, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya program makan bergizi bagi anak-anak dan ibu hamil. Menurut Presiden, program ini merupakan langkah strategis yang krusial bagi kebangkitan bangsa Indonesia.

