Lebih lanjut, ia mengajak seluruh kader HMI dan KOHATI untuk menjaga nilai-nilai dasar organisasi serta memperkuat komitmen dalam berkontribusi bagi bangsa.

Ia juga menyoroti makna filosofis “mahasiswa” yang dinilainya memiliki tanggung jawab besar sebagai agen perubahan.

“Predikat ‘maha’ harus dimaknai dengan kesungguhan untuk menjadi pribadi yang unggul, berpikir kritis, dan berintegritas,” katanya.

Amsakar mengingatkan agar mahasiswa tidak terjebak pada euforia organisasi semata, melainkan menjadikan organisasi sebagai ruang belajar, berproses, dan berkontribusi nyata.

Menutup sambutannya, ia berharap kepengurusan yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menghadirkan program yang berdampak bagi masyarakat.

“Jaga marwah organisasi, perkuat solidaritas, dan jadilah kader yang memberi manfaat bagi Batam dan Indonesia,” pungkasnya./Red.