Layar ini memiliki refresh rate 120 Hz dan mampu menampilkan 1 miliar warna, serta sudah dilapisi dengan pelindung layar Kunlun Glass.

Pada aspek hardware, Huawei belum menyebut apa chipset yang digunakan Huawei Nova 12 Ultra. Rumor menyebut bahwa ponsel ini ditenagai dengan chipset terbaru bikinan Huawei sendiri, yaitu Kirin 9000S. Chipset dengan fabrikasi 7nm ini memiliki prosesor (CPU) delapan inti (octa core) dengan kecepatan clock maksimal hingga 2,62 GHz.

Huawei juga tak menyebut berapa besar RAM yang dimiliki perangkat teranyarnya ini. Namun yang jelas, ponsel ini dibekali dengan dua opsi media penyimpanan (storage), yaitu 512 GB dan 1 TB, serta menjalankan sistem operasi (OS) khas Huawei HarmonyOS 4. Untuk aspek daya, ponsel yang merupakan model paling mumpuni di Huawei Nova 12 Series ini turut ditopang dengan baterai 4.600 mAh yang mendukung pengisian cepat via konektor USB-C dengan dukungan daya hingga 100 watt.

Fitur pendukung Huawei Nova 12 Ultra mencakup pemindai sidik jari yang dibenamkan di bawah layar, dual-band GPS, NFC, stereo speaker, dan masih banyak lagi. Huawei Nova 12 Ultra tersedia dalam tiga varian warna yaitu Biru, Putih, dan Hitam. Ketiga varian warna ini memiliki desain cangkang yang bisa dibilang unik, lantaran memiliki material kulit dan dihiasi dengan logo “Nova” dengan tekstur tiga dimensi (3D).

Ponsel ini dipasarkan pertama kali di China dengan harga 4.699 yuan (sekitar Rp 10,1 juta) untuk varian storage 512 GB dan 5.499 yuan (sekitar Rp 11,8 juta) untuk varian storage 1 TB, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari GSMArena, Rabu (27/12/2023). Belum bisa dipastikan apakah ponsel ini akan dipasarkan di luar China, seperti di Indonesia, atau tidak. Kita nantikan saja.

Sumber: kompas.com

(Red)